PAC GP Ansor Tenggarong Dorong Partisipasi Pemilih Pilkada 2020

0
201

Penulis : Akhmad Maulana | Editor : Ahyar

TENGGARONG – Pimpinan Anak Cabang Gerakan Pemuda Ansor (PAC GP Ansor) Kecamatan Tenggarong, menggelar sosialisasi jelang pemilihan kepala daerah (Pilkada) 2020. Hal itu dilakukan guna meningkatkan partisipasi pemilih dalam gelaran pesta demokrasi 9 Desember mendatang di Kutai Kartanegara.

Dalam sosialisasi tersebut, seorang narasumber yang juga Ketua PAC GP Ansor Tenggarong, M. Sulaiman mengungkapkan. Fenomena Pilbup di Kukar 2020 ini cukup menantang. Pasalnya, pertama kali dalam sejarah pasangan calon tunggal akan berhadapan dengan kolom kosong. Hal itu juga menyebabkan banyak masyarakat belum mengetahui bagaimana teknis memilih.

Pria yang akrab disapa Leman ini juga mengungkapkan, KPU Kukar kini ditantang untuk bisa meningkatkan partisipasi pemilih pada Pilkada 2020 ini.

“Indikator keberhasilan KPU dalam ajang pesta demokrasi seperti ini adalah menurunnya angka golput dan meningkatnya partisipasi pemilih” ungkapnya.

Ia juga menghimbau sebagai Ketua PAC GP Ansor Tenggarong kepada seluruh peserta yang hadir dalam acara tersebut agar jangan sampai ada yang tidak datang ke TPS pada 9 Desember 2020 mendatang. Sebab, masyarakat Kukar tidak diharuskan hanya memilih pasangan yang bergambar saja, tetapi ada pilihan lain yaitu kolom kosong. Keduanya sama-sama sah, jika masyarakat sudah menentukan pilihan sesuai hati nurani masing-masing.

Menanggapi hal tersebut, KPU Kukar juga turut hadir dalam acara itu yang diwakili oleh Pak Waris, Kabag Hukum mengungkapkan. Kukar mendapatkan target secara nasional untuk bisa mencapai partisipasi pemilih di angka 77,5%.

Melihat target tersebut sesungguhnya Kukar punya tantangan besar. Sebab, Kukar dalam sejarah Pilkada belum pernah mencapai partisipasi pemilih diatas 70%, tegasnya. Oleh karena itu ia terus berharap berbagai ormas pemuda dan masyarakat turut andil mensosialisasikan Pilkada 2020 ini dengan satu paslon bergambar dan kolom kosong.

Ia juga mengakui harus menyampaikan secara seimbang saat bersosialisasi tentang cara mencoblos yang benar baik itu pada paslon bergambar atau kolom kosong. Hal itu dilakukan memang sudah menjadi tugas KPU sebagai institusi penyelenggara yang terbuka.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here